Theseedboxantiques – Dirtipidnarkoba LGO4D: Pengungkapan narkoba didukung data intelijen

Theseedboxantiques – Direktur Perbuatan Kejahatan Narkoba( Dirtipidnarkoba) Bareskrim Polri Brigjen Angket. Mukti Juharsa berkata dalam tiap pengungkapan permasalahan narkoba grup LGO 4Dnya dibantu oleh informasi intelijen.

“ Kemampuan intelijen tidak diragukan lagi. Kita bersama- sama barisan intelijen lalu bersinergi dalam menghindari penyebaran hitam narkoba,” tutur Mukti dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.

Jenderal polisi bintang satu itu mengatakan sebagian pengungkapan terpaut kehadiran pabrik narkoba di beberapa area pula terendus dari kegiatan intelijen.

“ Hanya kelainannya, kegiatan intelijen ini tidak dapat diterbitkan. Jadi tiap terdapat pengungkapan, kita yang mengantarkan,” tuturnya.

Selama 2024, Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri menguak beberapa pabrik narkoba di area Indonesia, semacam pada bulan April digerebek suatu pabrik narkoba memproduksi happy water di Semarang, Jawa Tengah, setelah itu pabrik narkoba memproduksi ekstasi kepunyaan jaringan Fredy Pratama di perumahan Sunter, Jakarta Utara.

Setelah itu akhir April 2024, Polda Metro Berhasil menggerebek pabrik narkoba tipe tembakau bikinan di area Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Serta terakhir di dini bulan Mei, pabrik narkoba tipe sabu serta ekstasi di suatu paviliun di area Bali yang mengaitkan 3 masyarakat negeri asing.

“ Kita joint investigation dengan intelijen, pengungkapan kehadiran pabrik- pabrik itu dari intelijen,” tutur Mukti.

Tidak hanya dengan intelijen, tutur ia, Dittipidnarkoba Bareskrim Polri pula bersinergi dengan departemen serta badan terpaut, salah satunya Direktorat Jenderal Banderol Bea( DJBC) Departemen Finansial.

Semacam penyergapan pabrik narkoba kepunyaan jaringan Fredy Pratama di Sunter, Jakarta Utara, berkah akurasi aparat Banderol Bea di Bos Soekarno Hatta yang mengecek beberapa barang antaran dari luar yang menyangsikan, salah satunya materi dasar buat narkoba. Sampai Polri melaksanakan penajaman, serta ditemui pabrik narkoba bersumber pada tujuan akseptor benda.

Cocok komitmen dari Kapolri lgo4d alternatif Jenderal Angket. Listyo Sigit Prabowo, tutur Mukti, jajarannya beruntun melaksanakan penangkalan, penyelesaian penyebaran narkoba. Komitmen itu ditunjukkan dengan terjadinya Dasar Kewajiban Penyelesaian, Penyalahgunaan serta Penyebaran Hitam Narkoba( P3GN).

Dari kurun durasi 21 September 2023 hingga dengan 6 Mei 2024, Satgas P3GN Polri dari tingkatan Bareskrim serta Polda barisan sudah membekuk 28. 382 terdakwa narkoba. Dari 28. 382 terdakwa itu, sebesar 23. 333 terdakwa lagi dalam cara investigasi, serta 5. 049 terdakwa lagi dalam cara rehabilitasi.

Sepanjang rentang waktu itu, tutur ia, Satgas P3GN Polri sudah menerbitkan 19. 098 informasi polisi. Dari jumlah informasi itu, ada 10 permasalahan muncul yang sudah dibeberkan.

Setelah itu buat benda fakta yang disita sepanjang rentang waktu itu, antara lain sabu seberat 3, 78 ton, ekstasi 1. 226. 404 biji, ganja seberat 1, 78 ton, kokain seberat 11, 34 ton, tembakau kera seberat 141, 4 kg, ketamine seberat 32, 27 kg, heroin 86 gr, serta obat keras sebesar 8. 103. 730 biji.

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *